BLOG DALAM MASA PERBAIKAN. .

Sabtu, 05 April 2014

Mari Mengenal Allah Lebih Dekat | Ciri-Ciri Orang Yang Mengenal Allah

Sahabat, Sudahkah kita mengenal Allah? Dzat yang telah menciptakan kita, yang kemudian menganugerahkan kepada kita berbagai nikmat-Nya. Mungkin muncul pertanyaan, “kenapa saya harus mengenal Allah?” Jawabannya adalah, karena denganmengenal Allah Subhanahu Wa Ta’ala (Ma’rifatullah) dengan benar, maka hidup kita akan menjadi tenang baik di dunia maupun di akhirat. Kalau kita sudah mengenal Allah dengan benar, maka segala perilaku kita akan terarah, hidup kita mempunyai tujuan yang jelas, dan akan mampu membawa kemaslahatan yang besar bagi diri sendiri juga orang lain.

Untuk mengetahui apakah kita sudah termasuk orang yang mengenal Allah, kita bisa melihat sebagian ciri-ciri atau indikasi dari al-Qur’an dan as-Sunnah serta keterangan para ulama salaf yang dapat kita jadikan sebagai pedoman dalam menjawab pertanyaan di atas:

Minggu, 23 Maret 2014

KISAH IBLIS BERTEMU NABI MUHAMMAD

Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal r.a., dari Ibnu Abbas r.a. yang berkisah:

Kami bersama Rasulullah SAW di rumah salah seorang sahabat Anshar, dimana saat itu kami di tengah-tengah jamaah. Lalu ada suara orang memanggil dari luar, “Wahai para penghuni rumah, apakah kalian mengizinkanku masuk, sementara kalian butuh kepadaku?”. Rasulullah SAW bertanya kepada para jamaah, “Apakah kalian tahu, siapa yang memanggil dari luar itu?”.

Mereka menjawab, “Tentu Allah SWT dan Rasul-Nya lebih tahu”. Lalu Rasulullah SAW menjelaskan, “Ini adalah iblis yang terkutuk -semoga Allah senantiasa melaknatnya”. Kemudian Umar r.a. meminta izin kepada Rasulullah sembari berkata, “Ya Rasulullah, apakah engkau mengizinkanku untuk membunuhnya?”.

Nabi SAW menjawab, “Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa ia termasuk mahluk yang tertunda kematiannya sampai batas waktu yang telah diketahui (hari Kiamat)?

Akan tetapi sekarang silakan kalian membukakan pintu untuknya sebab ia diperintahkan untuk datang kesini, maka pahamilah apa yang diucapkan dan dengarkan apa yang bakal ia ceritakan kepada kalian.”

Kamis, 13 Desember 2012

HAK DAN KEWAJIBAN APARATUR NEGARA (MAKALAH)


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan negara sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 melalui proses pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila, dibutuhkan aparatur negara yang senantiasa konsisten dan konsekuen dalam menghayati dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945, bersih, bertanggung jawab, berorientasi ke masa depan, serta penuh pengabdian dan memiliki kemampuan profe­sional dalam penyelenggaraan negara dan pembangunan. Untuk itu, aparatur negara, yaitu keseluruhan lembaga dan pejabat negara serta pemerintahan negara yang meliputi aparatur kenegaraan dan aparatur pemerintahan, harus dibangun sehingga sebagai abdi negara dan abdi masyarakat mampu secara efisien dan efektif melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya atas penyelenggaraan negara dan pembangunan serta senantiasa mengabdi dan setia kepada kepentingan, nilai-nilai, dan cita-cita perjuangan bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Aparatur Negara adalah alat kelengkapan Negara terutama meliputi bidang kelembagaan, ketatalaksaan, dan kepegawaian yang mempunyai tanggung jawab melaksanakan roda pemerintahan.  Karena aparatur Negara merupakan pelaksana dan melaksanakan roda pemerintahan, maka pada masing-masing aparatur diberikan tugas dan hak yang telah diatur dalam Undang-Undang.

Rabu, 07 November 2012

Pengertian dan Tujuan KONSTITUSI ( HUKUM KONSTITUSI )


Buat tambahan catatan dalam Mempelajari fungsi dan tujuan
Pengertian Konstitusi.
Pengertian konstitusi menurut para ahli
1)      K. C. Wheare, konstitusi adalah keseluruhan sistem ketaatanegaraaan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentuk mengatur /memerintah dalam pemerintahan suatu Negara
2)      Herman heller, konstitusi mempunyai arti luas daripada UUD. Konstitusi tidak hanya bersifat yuridis tetapi juga sosiologis dan politis
3)      Lasalle, konstitusi adalah hubungan antara kekuasaaan yang terdapat di dalam masyarakat seperti golongan yang mempunyai kedudukan nyata di dalam masyarakat misalnya kepala negara angkatan perang, partai politik dsb
4)      L.j Van Apeldoorn, konstitusi memuat baik peraturan tertulis maupun peraturan tak tertulis
5)      Soetandyo Wignjosoebroto (emiritus Profesor, UNAIR) Sejumlah ketentuan hukum yang disusun secara sistematik untuk menata dan mengatur pada pokok-pokoknya struktur dan fungsi lembaga pemerintahan, termasuk hal ikhwal kewenangan dan batas kewenangan lembaga-lembaga negara itu.
6)      Carl schmitt membagi konstitusi dalam 4 pengertian yaitu:
Password RAR Makalah : coba salah satu ya.!
silver
s1lv3r
r1p4nk